PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW TAHUN 1446 H / 2024 M di MAN 20 JAKARTA

WhatsApp Image 2024-10-09 at 07.39.28

Jakarta, 9 Oktober 2024 – MAN 20 Jakarta merayakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad dengan penuh khidmat dan semangat. Acara yang diadakan pada hari Rabu (9/10) dimulai pukul 06:30 wib bersama penceramah Ust. Muhammad Syihabuddin peserta AKSI Indosiar 2022.

Peringatan dimulai dengan pembacaan Sholawat Nabi dan Mahallul Qiyam. Para peserta didik mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh khidmat, lantunan sholawat menggema di udara, menggelorakan semangat keagamaan. Ratusan tangan terangkat, dan doa-doa melangit mengharapkan syafaat dari baginda Nabi Muhammad SAW.

Melihat antusiasme peserta didik yang begitu hebat, penulis teringat sebuah keterangan bahwa seorang mukmin yang mencintai Nabi Muhammad SAW, akan dikumpulkan bersamanya, meskipun ibadah yang dilakukannya tidak sesempurna ibadah Rasulullah. Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad, diceritakan tentang seorang Arab Badui yang bertanya kepada Nabi, “Wahai Rasulullah, kapan kiamat datang?” Nabi menjawab, “Apa yang telah kamu persiapkan untuk menghadapinya?” Badui itu menjawab, “Aku tidak mempersiapkan banyak shalat dan puasa, tetapi aku mencintai Allah dan Rasul-Nya.” Rasulullah bersabda, “Almaru ma’a man ahabba” (Seseorang akan bersama orang yang dicintainya).

Kepala MAN 20 Jakarta Drs. Sodikin, M.Si mengatakan, peringatan Maulid Nabi Mauhammad SAW bertujuan meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhamamd SAW. “Selaku umat Islam yang mengaku umatnya Nabi Mauhammad SAW kita harus benar-benar cinta kepada Nabi Muhammad, mengikuti perilakunya yaitu akhlakul karimah,” kata Sodikin

Ia berharap melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di madrasahnya para peserta didik, guru dan seluruh warga madrasah dapat meneladani perilaku dan sifat-sifat Rasulullah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik di keluarga, masyarakat dan lingkungan tempat bekerja.

Acara selesai pada pukul 10:00 wib dan dilanjutkan dengan ro’an bersama, di mana siswa membersihkan dan merapikan kembali tempat acara seperti semula dengan dampingan wali kelas. Agenda ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan dan tanggung jawab di kalangan siswa. Seluruh peserta didik masuk kembali ke kelas untuk melanjutkan proses KBM.

Melalui rangkaian acara ini, MAN 20 Jakarta tidak hanya merayakan kelahiran Nabi Muhammad, tetapi juga memperkuat semangat belajar dan kerjasama di antara para peserta didik. Peringatan ini menjadi momentum penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan kedisiplinan siswa, serta menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah dalam diri setiap siswa.